FAKTOR RISIKO OBESITAS SENTRAL PADA ORANG DEWASA UMUR 25-65 TAHUN DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISET KESEHATAN DASAR 2013)

Isi Artikel Utama

Sudikno Sudikno
Hidayat Syarief
Cesilia Meti Dwiriani
Hadi Riyadi

Abstrak

Prevalensi obesitas sentral pada penduduk dewasa di Indonesia mengalami peningkatan pada periode tahun 2007 sampai dengan tahun 2013. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas sentral pada orang dewasa umur 25-65 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Riskesdas 2013. Desain penelitian adalah cross-sectional. Sampel adalah orang dewasa berumur 25-65 tahun dengan kriteria tidak cacat fisik dan mental, sampel wanita tidak dalam keadaan hamil. Jumlah sampel yang dianalisis adalah 434.970 sampel. Hasil analisis menunjukkan prevalensi obesitas sentral pada penduduk Indonesia umur 25-65 tahun sebesar 48,5 persen. Rata-rata lingkar perut responden perempuan (81,92±9,45 cm) lebih tinggi daripada laki-laki (80,17±8,80 cm). Rata-rata umur responden adalah 42,50±10,43 tahun. Dari hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan obesitas sentral adalah umur, wilayah, status ekonomi, dan aktivitas fisik. Upaya untuk mencegah dan mengendalikan obesitas harus ditekankan di daerah perkotaan dengan status ekonomi menengah ke atas dan mulai dari usia dini. Di samping itu program berbasis populasi skrining dan program intervensi diperlukan, sehingga populasi berisiko obesitas sentral menjadi prioritas dalam penanganan program pencegahan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sudikno, S., Syarief, H., Dwiriani, C. M., & Riyadi, H. (2016). FAKTOR RISIKO OBESITAS SENTRAL PADA ORANG DEWASA UMUR 25-65 TAHUN DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISET KESEHATAN DASAR 2013). Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 38(2), 111–120. https://doi.org/10.22435/pgm.v38i2.5540.111-120
Bagian
Artikel