PERUBAHAN STATUS GIZI BALITA KURANG DAN BURUK SETELAH MENDAPAT FORMULA TEMPE

Isi Artikel Utama

Sri Muljati
Amelia Amelia
Astuti Lamid
Rozzy Rozanna
Diah Santi Puspitasari
Paul F. Matulessy

Abstrak

Keadaan gizi buruk akan menghambat peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Pemulihan gizi buruk yang dilakukan di klinik gizi memberi petunjuk bahwa ketika jumlah dan macam makanan ditingkatkan anak sering menderika diare. Telah dibuktikan bahwa formula tempe dapat menunjang pengobatan diare pada balita. Temuan ini memberi peluang memanfaatkan formula tempe untuk pemulihan gizi buruk. Pemulihan ini dilakukan dengan berdasar pada penelitiian sebelumnya yaitu berlangsung selama enam bulan dengan 12 frekuensi kunjungan. Selama penelitian telah berpartisipasi  60 balita gizi kurang dan buruk yang secara random dibagi dalam tiga kelompok perlakuan. Kelompok I menerima paket perlakuan dasar + formula tempe, Kelompok II menerima paket perlakuan dasar + susu skim dan Kelompok III menerima paket perlakuan dasar + susu skim + formula tempe sebanyak setengah bagian dari kelompok I dan II. Selama penelitian terjadi rata-rata kenaikan berat badan pada setiap kelompok perlakuan yaitu berturut-turut 1825 gram, 1402 gram dan 1560 gram. Bila dibandingkan rata-rata kenaikan berat badan dari ketiga kelompok tersebut ternyata bahwa partisipan yang termasuk dalam kelompok I menunjukkan hasil yang paling baik diantara kelompok lainnya.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Muljati, S., Amelia, A., Lamid, A., Rozanna, R., Puspitasari, D. S., & Matulessy, P. F. (2012). PERUBAHAN STATUS GIZI BALITA KURANG DAN BURUK SETELAH MENDAPAT FORMULA TEMPE. Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research). https://doi.org/10.22435/pgm.v0i0.2217.
Bagian
Artikel